Single News

Akhiri Krisis Pasokan Listrik di Pulau Sumbawa, PLN Operasikan PLTMG Sumbawa II

Liputansumbawa.id – Pasokan listrik di Pulau Sumbawa kini dinilai semakin aman dan stabil setelah PT PLN (Persero) mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbawa II berkapasitas 30 Megawatt (MW).

Kehadiran pembangkit tersebut menjadi langkah penting dalam mengakhiri keterbatasan pasokan listrik yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat maupun sektor industri di Pulau Sumbawa.

Dengan beroperasinya PLTMG Sumbawa II sejak akhir tahun 2025, kapasitas daya pada Sistem Tambora meningkat menjadi sekitar 191,91 MW dari sebelumnya sekitar 168 MW. Kondisi ini membuat cadangan daya listrik di Pulau Sumbawa mencapai sekitar 20 persen sehingga sistem kelistrikan menjadi lebih andal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

PLN menyebutkan bahwa sebelumnya Pulau Sumbawa masih menghadapi keterbatasan daya, terutama saat beban pemakaian listrik meningkat pada malam hari maupun ketika sektor industri dan usaha berkembang pesat. Kini, dengan tambahan pasokan tersebut, pelayanan listrik di wilayah Pulau Sumbawa diharapkan menjadi lebih maksimal.

Sistem kelistrikan di Pulau Sumbawa saat ini juga telah terhubung dari wilayah barat hingga timur, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Dompu, Kota Bima hingga Kabupaten Bima. Interkoneksi ini dinilai mempermudah distribusi daya listrik antarwilayah dan memperkuat ketahanan energi di Pulau Sumbawa.

Selain itu, PLN juga berencana menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 60 MW hingga tahun 2027 mendatang guna mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan investasi daerah.

PLTMG Sumbawa II sendiri menggunakan teknologi mesin gas dual fuel produksi Wärtsilä asal Finlandia yang memiliki efisiensi tinggi dan mampu mencapai beban penuh hanya dalam waktu sekitar lima menit. Teknologi tersebut dinilai mampu mendukung sistem kelistrikan yang lebih cepat, stabil dan ramah lingkungan.

Kehadiran tambahan daya listrik ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor UMKM, pariwisata, industri hingga investasi di Pulau Sumbawa yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

c/Antaranews Mataram