Liputansumbawa.id–Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa melaksanakan orientasi teknis penggunaan mobil pemadam kebakaran di Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP)835/ Samota Yudha Bakti, Kerekeh, pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul diterimanya dua unit mobil damkar baru bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Orientasi teknis berjalan lancar dan diikuti personel terkait guna memastikan kesiapan operasional armada baru tersebut dalam mendukung penanganan kebakaran dan penyelamatan di wilayah Sumbawa maupun Kabupaten Sumbawa Barat.
Komandan Batalyon, Letkol Inf. Muhammad Arifianto, menjelaskan, keberadaan dua unit fire truck baru itu diharapkan mampu memperkuat pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam membantu penanganan kebakaran di daerah.
“Mobil ini nantinya akan lebih banyak membantu Damkar daerah dalam melayani masyarakat ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, Sahabuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, Damkar Sumbawa saat ini masih mengalami keterbatasan armada untuk menjangkau sejumlah wilayah pelayanan.
Ia mengakui, kebutuhan fire truck masih cukup tinggi, terutama untuk mendukung pembukaan zona layanan baru di beberapa titik yang selama ini belum terjangkau maksimal.
“Damkar Kabupaten Sumbawa masih kekurangan fire truck untuk pelayanan di beberapa wilayah yang akan dibuka sebagai zona baru. Semoga dengan adanya dua unit mobil baru dari Yon TP Samota Yudha Bakti ini dapat membantu pelayanan kebakaran dan penyelamatan berikutnya di Sumbawa maupun KSB,” kata Sahabuddin.
Penambahan armada tersebut dinilai menjadi langkah strategis memperkuat respons cepat penanganan kebakaran, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di wilayah Pulau Sumbawa. (LS)



























































































