Liputansumbawa.id, Sumbawa – Dojo Garuda Sumbawa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bupati Cup V yang berlangsung di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 6–8 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 1.500 peserta tersebut, Dojo Garuda Sumbawa mengirimkan delapan atlet yang tergabung dalam tim Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) NTB. Mereka berhasil menyumbangkan dua medali emas dan dua medali perunggu.
Dua medali emas diraih oleh M. Rafi Wicaksono dan Ardavan Bagus. Sementara itu, dua medali perunggu berhasil dipersembahkan oleh Zafira Anindia dan Ghaishan Raffasya Hafidz.


Adapun empat atlet lainnya yang turut memperkuat Dojo Garuda Sumbawa dalam kejuaraan tersebut adalah Putri Aira, M. Rakka Rizkuna, Rasti Galuh, dan M. Alfariz.
Pelatih Dojo Garuda Sumbawa, Wahyu Sucipto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atletnya dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan, persiapan, dan semangat juang para atlet dalam menghadapi persaingan.
“Alhamdulillah, seluruh atlet Dojo Garuda yang bertanding di kelas open berhasil menjadi juara,” ungkap Wahyu Sucipto.
Prestasi tersebut tidak hanya membawa kebanggaan bagi Dojo Garuda Sumbawa, tetapi juga turut mengantarkan tim INKAI NTB meraih predikat Juara Umum II pada Kejurnas Bupati Cup V.
Tim INKAI NTB hanya terpaut satu medali emas dari peraih Juara Umum I. Hasil ini menjadi pencapaian positif bagi kontingen NTB di tengah ketatnya persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.
Di balik keberhasilan para atlet meraih prestasi, Wahyu Sucipto juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh orang tua atlet yang telah memberikan dukungan penuh sejak proses latihan hingga pertandingan selesai.
Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mendukung perjalanan anak-anak mereka untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang olahraga karate.
Dengan menggunakan dana pribadi, para orang tua tetap menunjukkan semangat dan komitmen dalam mengantarkan anak-anak mereka mengikuti kejuaraan. Dukungan tersebut diberikan mulai dari proses latihan, persiapan keberangkatan, hingga para atlet menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan.
Wahyu mengaku bangga dan berterima kasih atas pengorbanan, doa, serta kepercayaan yang diberikan para orang tua kepada Dojo Garuda Sumbawa.
Ia menilai keberhasilan para atlet bukan semata-mata hasil dari latihan dan perjuangan di arena pertandingan, melainkan juga buah dari dukungan keluarga yang terus memberikan motivasi kepada anak-anak mereka untuk berprestasi.
“Terima kasih kepada seluruh orang tua atlet yang telah mendukung penuh anak-anaknya, mulai dari latihan hingga selesai bertanding. Meskipun menggunakan dana pribadi, para orang tua tetap semangat mengantarkan anak-anaknya hingga meraih juara,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dan semangat para orang tua tersebut terus terjaga sehingga para atlet Dojo Garuda Sumbawa dapat terus berkembang, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Dojo Garuda Sumbawa untuk terus membina atlet-atlet muda yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah melalui olahraga karate.
Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa kerja keras atlet, dedikasi pelatih, serta dukungan orang tua merupakan bagian penting dalam membangun keberhasilan olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional. (LS)


























































































