Single News

Dua Hari Dicari, Jenazah Syamsuddin Akhirnya Ditemukan di Perairan Labuhan Alas

Liputansumbawa.id—Pencarian terhadap Syamsudin (40), warga Dusun Tarusa Batu, Desa Tarusa, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, akhirnya berujung duka. Setelah dua hari dinyatakan hilang saat mencari ikan secara tradisional, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (16/8/2026).

Syamsudin ditemukan sekitar pukul 09.45 Wita di perairan Laut Labuhan Alas. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Buer sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sumbawa, Suhran, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian secara intensif selama dua hari.

“Iya benar, korban berhasil ditemukan pada hari ini sekitar pukul 09.45 Wita dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Suhran saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).

Peristiwa itu bermula pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Syamsudin berangkat mencari ikan dengan metode tradisional atau nyulu di perairan Air Tawar, wilayah perbatasan Kecamatan Alas dan Kecamatan Buer.

Saat itu, korban pergi bersama dua orang rekannya. Namun hingga sekitar pukul 23.00 Wita, ketika air laut mulai pasang, Syamsudin tidak kunjung kembali ke daratan.

Kedua rekannya kemudian berinisiatif melakukan pencarian hingga dini hari. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Mereka hanya menemukan sejumlah barang milik korban yang mengapung di permukaan air.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian dan evakuasi.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan. Unsur yang terlibat terdiri dari BPBD Kabupaten Sumbawa, Basarnas, TNI/Polri, aparatur pemerintah kecamatan dan desa, relawan, serta masyarakat setempat.

Pada hari kedua, pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar lokasi awal korban dilaporkan hilang. Area penyisiran diperluas hingga perairan Pulau Kaung dan Pulau Bungin.

“Area pencarian tetap difokuskan pada titik awal korban dinyatakan hilang, kemudian diperluas hingga perairan Pulau Kaung dan Pulau Bungin. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut dan darat,” jelas Suhran.

Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk menyisir wilayah yang telah ditentukan. Setelah melakukan pencarian secara intensif, keberadaan korban akhirnya ditemukan di Laut Labuhan Alas.

Jenazah Syamsudin selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Buer untuk kemudian diserahkan kepada keluarga.

Atas musibah tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Ia sekaligus mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir, agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di perairan.

“Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama mencari ikan dengan metode nyulu, agar selalu memperhatikan kondisi perairan dan potensi bahaya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” imbaunya.

BPBD Kabupaten Sumbawa juga memastikan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta berbagai pihak terkait terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (MK)