Single News

Fakultas Hukum UNSA Yudisium 31 Mahasiswa Tahun 2026, Rektor Titip Pesan Jaga Nama Baik Almamater

Liputansumbawa.id—Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA) menggelar Yudisium Tahun 2026 bagi sebanyak 31 mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademik. Kegiatan tersebut berlangsung di La Grande, Sumbawa, Jumat (28/8/2026).

Yudisium menjadi momentum penting bagi para mahasiswa setelah menjalani perjalanan akademik kurang lebih selama empat tahun. Selain menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sebagai mahasiswa, kegiatan tersebut sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki kehidupan baru dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama berada di bangku perkuliahan.

Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan yudisium. Para mahasiswa yang telah menyelesaikan proses perkuliahan, penyusunan skripsi hingga tahapan ujian akhirnya dapat merayakan pencapaian tersebut bersama keluarga, para dosen dan seluruh civitas akademika Fakultas Hukum UNSA.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika Fakultas Hukum UNSA atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.

Rektor secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium Fakultas Hukum Tahun 2026 yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, pencapaian gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan. Karena itu, Rektor berpesan agar para calon alumni senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

IIa menitipkan pesan agar gelar Sarjana Hukum (S.H.) yang diperoleh tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi dapat dimanfaatkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

“Manfaatkan gelar Sarjana Hukum yang telah diperoleh agar berguna bagi diri pribadi, keluarga, bangsa dan negara,” pesan Rektor.

Sementara itu, Dr.Lahmuddin Zuhri S.H.,M.Hum Dekan Fakultas Hukum UNSA menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium.

Menurutnya, perjalanan selama kurang lebih empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Para mahasiswa telah melewati berbagai proses akademik hingga akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

“Alhamdulillah, perjalanan teman-teman mahasiswa kurang lebih selama empat tahun akhirnya dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Saya bangga kepada kalian semua,” ungkapnya.

Dekan berharap seluruh ilmu yang diperoleh mahasiswa selama berada di Fakultas Hukum UNSA dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berpesan agar ilmu yang telah diajarkan oleh para dosen tidak hanya menjadi pengetahuan akademik, tetapi mampu diterapkan dalam kehidupan nyata. Semoga ilmu yang para mahasiswa dapatkan selama di Fakultas Hukum, yang telah diajarkan oleh para dosen, bisa menjadikan manusia yang bermanfaat.

“Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” pesannya.

Kesan dan pesan mewakili mahasiswa disampaikan oleh Doni Sanjaya Saputra. Dalam kesempatan tersebut, Doni menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Universitas Samawa, khususnya keluarga besar Fakultas Hukum UNSA.

Bagi Doni, Fakultas Hukum UNSA bukan sekadar tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, selama menjalani pendidikan, ia merasakan adanya kehangatan, keharmonisan dan nilai kekeluargaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.

“Bagi saya, Fakultas Hukum bukan hanya tempat untuk mentransfer ilmu. Lebih dari itu, di sinilah saya merasakan kehangatan dan keharmonisan dalam sebuah keluarga,” ujarnya.

Doni yang berasal dari desa dan tumbuh dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi mengaku bersyukur dapat melewati seluruh proses pendidikan hingga sampai pada momentum yudisium. Saya datang dari desa, dari keluarga yang bisa dikatakan kurang mampu.

“Tetapi Alhamdulillah, perjalanan selama kurang lebih empat tahun bersama Fakultas Hukum akhirnya membuahkan hasil,” katanya.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan keluarga, para dosen, sahabat seperjuangan serta seluruh keluarga besar Fakultas Hukum UNSA yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka.

Doni juga menyampaikan pesan kepada seluruh teman seperjuangan agar tetap menjaga kekompakan dan solidaritas yang telah dibangun selama menjalani masa perkuliahan.

Ia berharap, meskipun setelah lulus para mahasiswa akan menempuh jalan dan profesi yang berbeda-beda, hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama berada di bangku kuliah tetap dipertahankan.

“Pesan saya buat teman-teman semua, tetap jaga kekompakan ini, tetap solid dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai serta ilmu yang telah diajarkan oleh Bapak dan Ibu dosen kita selama ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doni menyampaikan bahwa yudisium bukan semata-mata menjadi akhir dari perjalanan mereka sebagai mahasiswa, tetapi juga merupakan awal dari kehidupan baru.

“Ini memang akhir dari langkah kita sebagai mahasiswa, tapi juga merupakan awal baru untuk hidup kita ke depan,” pungkas Doni.

Pelaksanaan Yudisium Fakultas Hukum UNSA Tahun 2026 akhirnya menjadi momentum penuh kebanggaan bagi 31 mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya. Setelah kurang lebih empat tahun menjalani proses pendidikan, para lulusan kini bersiap memasuki fase kehidupan berikutnya dengan membawa bekal ilmu hukum, pengalaman, persahabatan dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Fakultas Hukum UNSA.

Yudisium tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa gelar Sarjana Hukum (S.H.) bukan hanya sebuah pencapaian akademik, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu, menjunjung tinggi nilai keadilan, menjaga integritas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya perjalanan sebagai mahasiswa, 31 lulusan Fakultas Hukum UNSA diharapkan mampu membawa nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. (Don)