LiputanSumbawa.id–Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, turun langsung menemui warga terdampak kebakaran di Dusun Ai Mual, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Sabtu. Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi jajaran BPBD Kabupaten Sumbawa, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Dinas Ketahanan Pangan.
Kehadiran Wabup bersama sejumlah organisasi perangkat daerah itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap warga yang tengah menghadapi musibah. Selain memberikan dukungan moril, pemerintah juga menyalurkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar korban.
Bantuan yang diserahkan meliputi terpal, selimut, matras, paket pangan, beras, mi instan, makanan anak, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan,” ujar Wabup Ansori.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu korban, Beni Agustiawan, yang rumahnya hangus dilalap api dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Selain menyalurkan bantuan, Wabup Ansori mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang identik dengan kondisi cuaca panas dan kering.
Ia mengimbau warga untuk memastikan sumber api dalam kondisi aman, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta tidak meninggalkan kompor atau peralatan yang berpotensi memicu kebakaran tanpa pengawasan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Dr. Rusdianto, AR, menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh percikan api saat proses pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah beserta bengkel di lokasi kejadian hangus terbakar. Kerugian juga meliputi 11 unit sepeda motor, satu unit sepeda listrik, sekitar 40 tabung gas elpiji, serta seluruh isi rumah dan warung bengkel milik korban.
Selain itu, ratusan botol oli dan ratusan ban dalam kendaraan roda dua yang tersimpan di lokasi usaha turut ludes terbakar.
“Diduga api berasal dari percikan saat pengisian bensin. Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar rumah serta sejumlah kendaraan yang sedang diperbaiki di bengkel,” jelas Rusdianto.
BPBD Kabupaten Sumbawa kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Kesadaran dan kehati-hatian warga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya musibah serupa. (LS)



























































































