Single News

Wakil Bupati Dorong Alas Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Liputansumbawa.id–Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendorong Kecamatan Alas untuk terus tumbuh sebagai salah satu pusat ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Potensi besar di sektor UMKM, pertanian, kelautan hingga jasa dinilai harus didorong melalui ruang-ruang ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan perputaran uang di tingkat lokal.

Hal itu disampaikan Ansori saat menghadiri malam puncak tasyakuran peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Alas, Minggu (23/8/2026).

Dalam sambutannya, Ansori memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Alas yang dinilai berhasil menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI.

“Malam ini adalah malam puncak tasyakuran kita bersama. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang terbukti mampu menggairahkan perekonomian warga selama pelaksanaan kegiatan berlangsung,” ujar Wabup.

Tak hanya menyampaikan apresiasi, Wabup juga langsung merespons aspirasi Camat Alas terkait rencana penataan taman dan kawasan terminal. Ansori bahkan memboyong Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan penataan kawasan dapat segera dikaji secara teknis dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Harapannya, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa kita kaji dan selanjutnya dimasukkan dalam program pembangunan sesuai dengan kekuatan fiskal daerah,” tegasnya.

Menurut Wabup, Kecamatan Alas memiliki posisi strategis karena merupakan wilayah terbesar kedua di Kabupaten Sumbawa dengan potensi ekonomi yang cukup beragam. Karena itu, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan pelaku usaha didorong untuk melahirkan inovasi baru yang mampu membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu gagasan yang ditawarkan adalah pembentukan program Car Free Night sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus menjadi pusat interaksi masyarakat.

“Melihat potensi UMKM di Alas yang luar biasa, kami menyarankan agar pemerintah kecamatan bersama para Kepala Desa dan penggiat UMKM dapat menginisiasi program seperti Car Free Night,” katanya.

Ia menilai konsep serupa yang telah berjalan di Kota Sumbawa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain menjadi ruang rekreasi warga, kegiatan tersebut juga mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM hingga ratusan juta rupiah.

Ansori menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus berkomitmen merealisasikan 12 Program Unggulan Daerah. Sejumlah kebutuhan dasar masyarakat seperti perbaikan jalan lingkungan, penataan ruang terbuka hijau dan penerangan jalan menjadi bagian dari perhatian pemerintah.

Selain pembangunan fisik, Ansori juga meminta agar kegiatan sosial dan keagamaan tetap dirawat sebagai kekuatan masyarakat. Program seperti Safari Subuh dan gerakan berbagi diharapkan terus dijalankan oleh jajaran pemerintah kecamatan bersama seluruh elemen masyarakat.

Bagi Wabup, pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya ekonomi warga dan kuatnya kebersamaan sosial.

Dengan potensi yang dimiliki, Kecamatan Alas diharapkan tidak hanya menjadi wilayah yang ramai saat momentum perayaan, tetapi mampu menghadirkan kegiatan ekonomi kreatif secara berkelanjutan untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Mk)