Single News

7 Kontainer Disiapkan, Pemkab Sumbawa Mulai Benahi Pengelolaan Sampah di Utan

Liputansumbawa.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai menerapkan sistem baru pengelolaan sampah di Kecamatan Utan dengan memusatkan sampah rumah tangga ke kontainer sebelum diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Program ini diharapkan menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Sosialisasi program dirangkaikan dengan penyerahan simbolis tujuh unit kontainer sampah yang dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, di Aula Kantor Kecamatan Utan, Senin (3/8/2026). Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., jajaran OPD terkait, Camat Utan, serta para kepala desa se-Kecamatan Utan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa penyediaan kontainer merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kebersihan lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Melalui sistem tersebut, sampah rumah tangga tidak lagi dibuang di berbagai titik, melainkan dikumpulkan terlebih dahulu di kontainer yang telah disediakan. Selanjutnya, armada kebersihan akan mengangkut sampah menuju TPA sehingga proses penanganannya menjadi lebih efektif dan terorganisir.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap keberadaan tujuh kontainer ini mampu mendukung terwujudnya Kecamatan Utan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, mengatakan penyerahan kontainer merupakan hasil kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung program kebersihan lingkungan. Ia berharap Kecamatan Utan dapat menjadi percontohan pengelolaan sampah bagi kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Gerakan Gotong Royong Indonesia Asri yang sebelumnya dilaksanakan di 24 kecamatan.

Dari kegiatan tersebut, pemerintah menemukan masih banyak warga yang membuang sampah di bawah jembatan akibat minimnya fasilitas penampungan sampah. Penyediaan kontainer menjadi solusi sementara agar sampah dapat dikumpulkan di satu lokasi sebelum diangkut ke TPA.

Pipin menambahkan, kontainer tersebut diperuntukkan bagi sampah residu atau sampah yang tidak lagi dapat diolah. Sementara sampah organik diharapkan dapat dikelola langsung oleh masyarakat dari sumbernya sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat dikurangi.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Editorial)