Single News

Sail to Indonesia 2026 Singgah di Sumbawa

Liputansumbawa.id–Sail to Indonesia 2026 merupakan rangkaian pelayaran wisata bahari internasional yang mempertemukan para yacht cruiser dari berbagai negara untuk menjelajahi sejumlah destinasi di Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung dalam rute pelayaran lintas wilayah Indonesia dan menjadi salah satu sarana memperkenalkan kekayaan wisata bahari, budaya, serta kehidupan masyarakat pesisir kepada wisatawan mancanegara.

Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rangkaian persinggahan para peserta. Kehadiran para yachter di Sumbawa dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan lebih luas potensi pariwisata daerah, termasuk destinasi bahari dan atraksi budaya yang menjadi ciri khas Sumbawa.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkenalkan Sumbawa melalui sektor pariwisata.

Menurutnya, promosi tidak hanya diarahkan pada satu destinasi, tetapi juga mencakup berbagai potensi wisata lain yang dapat dikembangkan dan menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkenalkan Sumbawa melalui pariwisata, pengembangan wisata atau destinasi lain dan menggerakkan ekonomi kreatif,” ujar Tata Kostara saat di wawnacarai media ini

Ia menjelaskan, selama berada di Sumbawa, para peserta akan diperkenalkan dengan sejumlah pengalaman wisata yang menjadi kekuatan daerah. Di antaranya wisata bahari Teluk Saleh, pengalaman melihat hiu paus di Labuhan Jambu, serta atraksi budaya Barapan Kebo. Untuk mendukung rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyiapkan agenda penyambutan.

Welcome ceremony dijadwalkan berlangsung pada Senin, 21 September 2026, pukul 16.00–18.00 WITA.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni penyambutan, tetapi menjadi bagian dari upaya mempromosikan destinasi wisata Sumbawa kepada wisatawan internasional.

Selain sektor pariwisata, Pemkab Sumbawa juga melihat kedatangan peserta Sail to Indonesia sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Pelaku UMKM dan sektor kreatif lokal dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk serta potensi usaha mereka kepada wisatawan.

Sementara itu informasi dari penyelenggara di daerah menyebutkan sekitar 15 kapal berpotensi membawa wisatawan menuju Sumbawa, dengan perkiraan jumlah wisatawan mencapai sekitar 45–50 orang. Selama di Sumbawa, wisatawan diberikan sejumlah pilihan aktivitas, termasuk paket wisata hiu paus dan Barapan Kebo.

Dengan masuknya Sumbawa dalam rute Sail to Indonesia 2026, pemerintah daerah berharap potensi wisata Sumbawa semakin dikenal di tingkat internasional sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari berkembangnya sektor pariwisata. (Dn)