Single News

SDN 1 Sumbawa Besar Gelar Pesantren Kilat

Liputansumbawa.id–SDN 1 Sumbawa menggelar kegiatan pesantren kilat dalam rangka mengisi bulan Ramadan dengan aktivitas religius dan edukatif bagi para siswa. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 5 dan dilaksanakan selama empat hari, dari Senin (9/3/2026) sampai Kamis (12/3/2026).

Kepala SDN 1 Sumbawa, Nurhayati, S.Pd., mengatakan kegiatan pesantren kilat di sekolah tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan serta perlombaan bagi para siswa.

“Untuk kegiatannya berlangsung selama empat. Ada sesi pendaftaran, kemudian pembukaan yang dilanjutkan dengan lomba-lomba,” ujar Nurhayati.

Ia menjelaskan, jenis lomba yang dilaksanakan disesuaikan dengan jenjang kelas siswa. Untuk siswa kelas 1 diadakan lomba mewarnai gambar bernuansa Islami. Sementara siswa kelas 2 dan 3 mengikuti lomba hafalan surat-surat pendek. Adapun siswa kelas 4 dan 5 mengikuti lomba Dai Cilik (Pildacil) dan selawat.

Selain perlombaan, kegiatan pesantren kilat juga diisi dengan berbagai materi keagamaan, seperti pembiasaan salat Duha berjamaah, kegiatan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an, serta pembinaan akhlak dan nilai-nilai keislaman kepada para siswa.

Sementara itu, siswa kelas 6 tidak diikutsertakan dalam kegiatan lomba karena sedang mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Saat ini siswa kelas 6 tengah melaksanakan gladi bersih TKA yang dibagi dalam tiga sesi sesuai jumlah perangkat komputer yang tersedia, yakni sesi pertama diikuti 19 siswa, sedangkan sesi kedua dan ketiga masing-masing diikuti 18 siswa.

Menurut Nurhayati, kegiatan pesantren kilat ini bertujuan melatih keberanian siswa untuk tampil di depan umum serta mempersiapkan mereka mengikuti berbagai lomba keagamaan di luar sekolah.

“Kalau anak sudah berani tampil, kita bisa melihat potensinya. Nanti ketika ada event di luar sekolah seperti lomba mewarnai, hafalan ayat pendek, atau selawat, kita bisa mengikutsertakan mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana persiapan bagi siswa untuk mengikuti berbagai lomba keagamaan di tingkat kecamatan maupun kabupaten, seperti lomba hafalan ayat pendek pada kegiatan OPAI maupun lomba selawat yang biasanya diselenggarakan oleh BKMT.

Nurhayati berharap kegiatan pesantren kilat ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa serta meningkatkan prestasi mereka di bidang keagamaan.

“Harapannya tentu membawa dampak positif. Jika nanti mereka bisa mengikuti lomba di luar sekolah dan meraih juara, itu menjadi kebanggaan bagi sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, guru agama SDN 1 Sumbawa, Ega, menambahkan bahwa kegiatan pesantren kilat juga bertujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab kepada siswa sejak dini.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut siswa dapat merasakan suasana Ramadan tidak hanya di rumah, tetapi juga di lingkungan sekolah melalui kegiatan seperti salat Duha berjamaah, menghafal surat-surat pendek, serta mengikuti berbagai perlombaan keagamaan.

Ia berharap kegiatan pesantren kilat ini dapat meningkatkan kualitas ibadah siswa serta membentuk karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Harapannya anak-anak dapat meningkatkan ibadahnya, menumbuhkan rasa disiplin dan tanggung jawab, baik kepada Tuhan, kepada diri sendiri, maupun kepada keluarganya. Apa yang didapatkan di pesantren kilat ini diharapkan bisa diterapkan di rumah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan selama pesantren kilat dapat menjadi bekal bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. (LS)