Liputansumbawa.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sumbawa mulai menggencarkan sosialisasi program magang ke Jepang kepada masyarakat, khususnya siswa jenjang sekolah menengah atas. Langkah ini dilakukan menyusul kuota pengiriman pekerja dari Pemprov NTB yang mencapai 2.000 orang.
Plt Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, mengatakan bahwa pihaknya telah mulai turun langsung ke sekolah-sekolah, termasuk menjangkau para alumni, guna mempersiapkan calon peserta menghadapi proses seleksi.
“Kita sudah mulai sosialisasikan ke sekolah-sekolah termasuk alumni untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi program magang ke Jepang,” ujarnya kepada Suara NTB, Kamis (23/4).
Dalam upaya meningkatkan kesiapan peserta, Nakertrans juga mendorong calon peserta untuk mengikuti pelatihan di LPK Gemilang. Lembaga tersebut dinilai telah teruji dan berhasil meluluskan peserta yang kini bekerja di berbagai negara dengan sertifikasi yang diakui.
“Memang tesnya di Mataram dan lulusan siap bersaing untuk mengambil kuota tersebut. Apalagi selama ini dari 50 orang yang dibutuhkan, Sumbawa tetap mengirimkan perwakilan,” jelasnya.
Tak hanya program magang ke Jepang, sosialisasi juga mencakup peluang magang di Perusahaan Panasonic yang berlokasi di Jakarta dan Jepang, serta peluang kerja di sektor tambak udang yang beroperasi di wilayah Sumbawa. Hal ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa terkait berbagai peluang kerja yang tersedia.
Nakertrans berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi, dan berpartisipasi dalam seleksi.
“Kami berharap para siswa bisa turut serta dalam sosialisasi terkait pelaksanaan program ini dan bisa mengikuti seleksi. Siapa tahu ada rezeki bekerja di Jepang,” tambahnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja. Selain itu, diharapkan mampu menekan angka pengangguran yang masih cukup tinggi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam waktu dekat, Nakertrans menargetkan seluruh kegiatan sosialisasi di sejumlah sekolah dapat segera rampung. Harapannya, Kabupaten Sumbawa mampu mengirimkan lebih banyak perwakilan untuk mengikuti program magang ke Jepang tersebut.
c/Suara NTB



























































































