Single News

Diskominfotiksandi Latih 26 Puskesmas Kelola Website, Perkuat Layanan Kesehatan Digital di Sumbawa

Liputansumbawa.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong transformasi digital di sektor kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan pembekalan kepada pengelola website dari 26 puskesmas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website Puskesmas yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa ini menghadirkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa sebagai narasumber. Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Syarif Hidayat, S.K.M., M.P.H.

Materi pelatihan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov., bersama tim yang terdiri dari Karman Hartono, S.E., Erwin Mardinata, S.Kom., M.M.Inov., dan Khairin Pratama, S.Kom.

Selama pelatihan, peserta dibekali materi mengenai pengelolaan konten website, penyajian informasi publik yang akurat, tata kelola website pemerintah, serta optimalisasi website sebagai media komunikasi, edukasi, dan penyedia informasi layanan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong agar website puskesmas tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana publikasi kegiatan, tetapi juga menjadi pusat informasi layanan kesehatan yang mudah diakses, informatif, dan terpercaya.

Penguatan kapasitas pengelola website ini diharapkan dapat mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Bimtek tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi layanan digital, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Editorial)