Single News

Target 64 Emas Meleset, KONI Sumbawa Tetap Syukuri Lonjakan Prestasi di Porprov XII NTB

Liputansumbawa.id–Kontingen Kabupaten Sumbawa memang gagal memenuhi target 64 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Namun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menegaskan capaian tahun ini tetap menjadi kemajuan besar karena berhasil meningkatkan perolehan medali dibanding Porprov sebelumnya.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., mengatakan kontingen Sumbawa berhasil mengumpulkan 195 medali, terdiri dari 54 emas, 59 perak, dan 82 perunggu. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding Porprov 2023 yang menghasilkan 130 medali, yakni 41 emas, 37 perak, dan 52 perunggu.

“Alhamdulillah, capaian medali kita meningkat cukup signifikan. Ini hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, manajer, ofisial, dan semua pihak yang telah berjuang membawa nama baik Kabupaten Sumbawa,” ujar Abdul Rafiq, Senin (27/7/2026).

Meski demikian, Rafiq mengakui KONI belum mampu merealisasikan target 64 medali emas yang telah ditetapkan sebelum Porprov digelar.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang memengaruhi hasil akhir kontingen Sumbawa. Salah satunya, Kabupaten Sumbawa hanya mengikuti 37 dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan sehingga peluang menambah medali menjadi lebih terbatas.

Selain itu, absennya sembilan atlet taekwondo yang selama ini menjadi andalan peraih medali emas juga berdampak besar terhadap pencapaian kontingen.

“Tidak bertandingnya sembilan atlet taekwondo tentu sangat memengaruhi hasil akhir. Karena itu kami memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa karena target emas belum bisa kami capai,” katanya.

Meski posisi klasemen akhir mengalami penurunan, Rafiq menilai kualitas prestasi atlet Sumbawa justru menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah medali dan semakin meratanya prestasi di berbagai cabang olahraga.

Sejumlah cabang olahraga bahkan sukses mencatat sejarah baru. Renang untuk pertama kalinya berhasil mempersembahkan medali emas dan perak sekaligus memecahkan rekor Porprov. Balap sepeda menyumbang dua medali emas, sedangkan bulu tangkis mengukir sejarah dengan meraih tiga medali emas bagi Kabupaten Sumbawa.

“Capaian ini menunjukkan pembinaan olahraga di Sumbawa mulai berkembang. Prestasi tidak lagi bergantung pada satu atau dua cabang olahraga, tetapi sudah mulai merata,” ungkapnya.

Rafiq juga memberikan semangat kepada atlet dan cabang olahraga yang belum berhasil naik podium agar tidak patah semangat. Menurutnya, kegagalan pada Porprov kali ini harus dijadikan bahan evaluasi untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Jangan menyerah. Terus berlatih, tingkatkan pembinaan, karena kesempatan untuk meraih prestasi masih terbuka lebar,” pesannya.

Di akhir keterangannya, Abdul Rafiq berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat memberikan bonus kepada atlet peraih medali sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga yang lebih tinggi.

“Hasil Porprov ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi KONI untuk memperkuat pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya. (Mk)