Single News

Bupati Jarot Pimpin Penanaman Ribuan Mangrove di Pantai Limung, Perkuat Gerakan Sumbawa Hijau Lestari

Liputansumbawa.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui aksi penanaman ribuan mangrove di Pantai Limung, Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan bertajuk “Tu Tanam Mangrove untuk Kebalong Anak Dadi Tu Era Menuju Sumbawa Hijau Lestari” itu dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Aksi tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kecamatan Moyo Utara, Kodim 1607/Sumbawa, Lingkara, dan masyarakat setempat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI, Kapolres Sumbawa, para asisten Sekretaris Daerah, perwakilan PT AMMAN Mineral, kepala perangkat daerah, organisasi wanita, serta pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Moyo Utara yang ikut menanam mangrove bersama masyarakat.

Camat Moyo Utara, Awaluddin Safari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan aksi penanaman mangrove tidak lepas dari semangat gotong royong masyarakat Limung yang selama dua bulan mempersiapkan lokasi sekaligus membentuk kelompok untuk merawat mangrove yang ditanam.

Hal senada disampaikan Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo. Menurutnya, kawasan pesisir Moyo Utara memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem sehingga diperlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, TNI, dunia usaha, organisasi lingkungan, dan masyarakat dalam upaya pelestariannya.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengapresiasi seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan tersebut. Ia menilai penanaman mangrove merupakan langkah nyata untuk menjaga kawasan pesisir sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjalankan Program Sumbawa Hijau Lestari.

Menurutnya, kondisi hutan di Sumbawa yang mengalami kerusakan memerlukan upaya pemulihan secara bersama-sama. Selain penghijauan di kawasan hutan, pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove juga memiliki peran penting karena mampu menyerap karbon, menghasilkan oksigen, melindungi pantai dari abrasi, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Sebagai bentuk dukungan, ia menyampaikan komitmen akan memberikan satu ekor sapi kepada masyarakat apabila mampu menjaga kawasan mangrove seluas satu hektare atau lebih hingga tumbuh dengan baik.

Selain aspek lingkungan, Bupati melihat Pantai Limung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kata dia, akan menyusun konsep pengembangan kawasan tersebut agar mampu menarik investasi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurutnya, kawasan pesisir yang hijau, bersih, dan terawat akan menjadi modal penting dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Usai seremoni pembukaan, Bupati bersama unsur Forkopimda, perangkat daerah, pelajar, dan masyarakat turun langsung menanam mangrove di sepanjang pesisir Pantai Limung sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari. (Editorial)