Single News

Bupati Sumbawa Kawal Keberlanjutan Sistem Pertanian Terpadu Lewat Exit Strategy UPLAND

Liputansumbawa.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarifuddin Jarot, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Pembinaan Lanjutan Exit Strategy UPLAND Kabupaten Sumbawa, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menyusun arah keberlanjutan pengembangan sistem pertanian terpadu di kawasan upland, sehingga berbagai hasil yang telah dicapai melalui Program UPLAND tetap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya para petani.

Bupati Jarot menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak boleh berhenti ketika sebuah program berakhir. Menurutnya, diperlukan strategi pembinaan yang berkelanjutan agar manfaat program terus dirasakan masyarakat.

“Komitmen membangun pertanian Sumbawa tidak berhenti pada selesainya sebuah program, tetapi terus berlanjut melalui strategi pembinaan yang berkelanjutan, ” tulisnya pada postingan Facebook Syarafuddin Jarot.

Ia menekankan, keberhasilan pengembangan pertanian terpadu membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, para pemangku kepentingan hingga masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah, para pemangku kepentingan, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci agar berbagai capaian program dapat terus memberikan manfaat nyata bagi para petani,” katanya.

Menurut Jarot, forum tersebut juga menjadi wadah untuk memastikan setiap hasil pembangunan mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa setiap hasil pembangunan mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta pendampingan kepada para petani sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan sektor pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta pendampingan kepada para petani agar sektor pertanian semakin maju dan menjadi penopang utama terwujudnya Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.

FGD Penyusunan Rencana Pembinaan Lanjutan Exit Strategy UPLAND diharapkan menjadi pijakan penting dalam menjaga keberlanjutan program pembangunan pertanian di Kabupaten Sumbawa, sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah. (Editorial)