Single News

Hadirkan Badai NTB, BEM UNSA Siap Perangi Narkoba

Liputansumbawa—Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa menggelar kegiatan talkshow di Auditorium Universitas Samawa, Selasa (5/5/2026), dengan menghadirkan Badai NTB sosok perempuan perlawanan terhadap bahaya narkoba di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang mengusung tema “Menilik Elektabilitas dan Efektivitas Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang bagi Bangsa” ini dihadiri oleh civitas akademika, mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan.

Wakil Rektor III Universitas Samawa, Muhamad Wildan, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BEM yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai kegiatan seperti ini penting dalam membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap peran pendidikan di masa depan. Saya sangat mengapresiasi Badan Eksekutif Mahasiswa yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang diskusi dan penguatan wawasan mahasiswa,” ujarnya, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Presiden Mahasiswa Universitas Samawa, Fitrah Andiyan, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam melawan berbagai persoalan bangsa, termasuk bahaya narkoba.

“Pendidikan bukan sekadar kewajiban formal, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Maka dari itu, mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu menjaga generasi dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Talkshow ini menghadirkan narasumber Uswatun Hasanah, yang dikenal dengan sebutan Badai NTB, seorang aktivis pencegahan narkoba. Badai menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, kesadaran hukum, dan peran masyarakat dalam memerangi narkotika.

Ia juga menyampaikan kutipan tajam yang menjadi refleksi bersama. “Jika narkoba adalah penyakit, maka hukum yang bobrok adalah dokter yang memperpanjang umur penyakit tersebut,” sebutnya.

Selain itu, hadir pula pemateri dari Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Mohammad Khusnul Alwan, S.Ag, selaku Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), yang memaparkan pentingnya penguatan pendidikan sejak dini sebagai fondasi utama dalam membangun karakter dan ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif, termasuk narkoba.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Universitas Samawa untuk menegaskan komitmennya dalam memerangi narkoba melalui jalur pendidikan, diskusi, dan gerakan nyata di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (LS)