Liputansumbawa.id – Muhammad Alfian resmi dipercaya memimpin Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (Tidar) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2031.
Alfian dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Tidar, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dalam agenda pelantikan yang berlangsung di Mataram, Rabu (12/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi awal kepengurusan baru organisasi sayap Partai Gerindra itu untuk lima tahun ke depan, dengan fokus memperkuat peran anak muda dalam pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Rahayu Saraswati menekankan agar kepengurusan Tidar NTB yang baru tidak membutuhkan waktu lama untuk bergerak. Menurutnya, generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.
“Anak muda bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kunci dari keberlanjutan pembangunan,” tegas Rahayu.
Ia meminta Tidar NTB menjadi wadah yang mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi generasi muda di daerah. Di saat yang sama, Tidar juga didorong untuk ikut mengawal berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tidar NTB harus menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi generasi Z dan milenial sekaligus mengawal penuh seluruh program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di daerah,” lanjutnya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Tidar NTB diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kader, tetapi juga mampu menghadirkan ruang bagi anak muda untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan NTB.
Kepemimpinan Muhammad Alfian hingga 2031 pun diharapkan membawa Tidar NTB semakin dekat dengan generasi muda sekaligus memperkuat perannya dalam mengawal agenda pembangunan di daerah. (Editorial)


























































































