Single News

Lambannya Operasional SPPG Disorot, Bupati Jarot Minta Percepatan Program MBG di Sumbawa

Liputansumbawa.id – Lambannya proses pembangunan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumbawa menjadi perhatian serius Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot. Ia meminta seluruh pihak terkait segera mempercepat penyelesaian pembangunan maupun administrasi SPPG guna mendukung optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati H. Jarot saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Satgas MBG dan Sosialisasi Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik serta Pengelolaan Sampah dari/Kegiatan SPPG yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (13/5/2026).

Dalam arahannya, H. Jarot menyoroti progres pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sumbawa yang dinilai masih berjalan lamban. Dari lebih dari seratus usulan pembangunan SPPG yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada pemerintah pusat, baru 25 SPPG yang telah beroperasi. Sementara itu, sebanyak 53 SPPG lainnya masih berada pada tahap pembangunan maupun penyelesaian administrasi.

Menurutnya, keterlambatan operasional SPPG berpotensi merugikan masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat program MBG yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Yang rugi siapa? Masyarakat Sumbawa, terutama yang berada di wilayah 3 T,” tegasnya.

Bupati H. Jarot pun meminta seluruh pihak yang terlibat agar bekerja lebih cepat dan serius dalam menuntaskan berbagai kendala yang masih menghambat operasional SPPG.

“Yang sudah progres, lanjutkan terus. Yang masih belum, segera. Kalau dalam satu atau dua bulan ke depan tidak ada progres, akan kita evaluasi,” tegasnya lagi.

Rapat koordinasi tersebut diikuti Sekda, Asisten Sekda, Kepala OPD, pengelola SPPG, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di Kabupaten Sumbawa. (Editorial)