Single News

Menuju Ansor Digdaya, PC GP Sumbawa Cetak Paralegal dan Pemimpin Sekaligus

Liputansumbawa.id–Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kapasitas kader sekaligus memperluas peran organisasi dalam pelayanan masyarakat.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyiapkan pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) serta memperkuat kaderisasi melalui berbagai pelatihan strategis di tingkat Provinsi NTB.

Sebagai bagian dari program penguatan organisasi, PC GP Ansor Sumbawa mendelegasikan lima kader untuk mengikuti Pelatihan Paralegal yang diselenggarakan LBH PW GP Ansor NTB di Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.

Kelima kader tersebut yakni Egy Permana Putra, Arsonaria, Sulaiman, Sukman Suryawan, dan Alpian Haris. Mereka dipersiapkan menjadi motor penggerak terbentuknya LBH GP Ansor Sumbawa yang nantinya memberikan layanan pendampingan dan edukasi hukum bagi masyarakat.
Ketua PC GP Ansor Sumbawa, Iqbaluddin Huzaini, mengatakan kehadiran LBH Ansor merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperluas akses keadilan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.

“LBH Ansor tidak hanya menjadi wadah pendampingan hukum, tetapi juga bagian dari ikhtiar organisasi untuk memastikan masyarakat kecil mendapatkan akses keadilan yang layak,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menghadapi persoalan hukum tanpa didukung pemahaman maupun akses pendampingan yang memadai. Karena itu, Ansor ingin hadir tidak hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Ke depan, LBH GP Ansor Sumbawa direncanakan membuka layanan konsultasi, edukasi, pendampingan, hingga advokasi hukum bagi warga Nahdlatul Ulama maupun masyarakat umum.
Selain fokus pada bidang advokasi, GP Ansor Sumbawa juga terus memperkuat kaderisasi. Hal itu ditunjukkan dengan mengirimkan kadernya, Pandu Wira Atmojo, mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar PAC GP Ansor Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan keorganisasian, serta komitmen ideologis yang kuat untuk mengawal gerakan Ansor di masa mendatang.
Tidak berhenti di situ, PC GP Ansor Sumbawa juga menyiapkan agenda kaderisasi yang lebih luas. Dalam waktu dekat, organisasi tersebut akan menggelar PKD di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan beberapa Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor.

Program itu diharapkan mampu memperluas basis kader sekaligus melahirkan generasi muda Ansor yang siap menjadi penggerak organisasi hingga tingkat desa dan dusun.

“Kami ingin kaderisasi berjalan secara berkelanjutan. Ansor harus hadir di setiap kecamatan dengan kader yang kompeten, militan, dan siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan daerah,” tegas Iqbaluddin.

Menurutnya, kaderisasi dan advokasi merupakan dua pilar penting yang harus berjalan beriringan. Kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan sekaligus kepedulian terhadap persoalan masyarakat akan menjadi kekuatan utama organisasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui penguatan kaderisasi dan persiapan layanan bantuan hukum berbasis masyarakat, GP Ansor Sumbawa optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih berkeadilan, berdaya, dan maju. (LP)