Liputansumbawa.id–Seorang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, akhirnya berhasil dipulangkan ke kampung halamannya setelah mengalami sakit saat berada di penampungan di Surabaya.
CPMI tersebut diketahui bernama Leony Putri Maharany, warga Dusun Selayar, Desa Labuhan Burung. Pemulangannya mendapat pendampingan dari Pemerintah Desa Labuhan Burung dan fasilitasi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi NTB.
Kepala Desa Labuhan Burung, Iwan Iskandar Putra, Rabu (24/6/2026) mengungkapkan bahwa proses pemulangan dilakukan setelah pihak desa menerima informasi dari penampungan CPMI di PT Mulia Laksana Sejahtera Surabaya mengenai kondisi Leony yang sakit dan sering mengalami kesurupan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Pemerintah Desa Labuhan Burung mengajukan permohonan bantuan transportasi kepada BP3MI NTB agar CPMI tersebut dapat dijemput dari Pelabuhan Lembar dan dipulangkan ke Sumbawa.
“Sponsor tidak bertanggung jawab atas pemulangan ini. Seluruh biaya pemulangan murni hasil gotong royong keluarga karena yang bersangkutan memang tidak mampu,” kata Iwan.
Menurut Iwan, dirinya bahkan turun langsung menjemput Leony di Surabaya untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar hingga tiba kembali di kampung halaman.
“Saya sendiri yang menjemput Leoni ke Surabaya. Setelah tiba di NTB, kami juga dibantu penjemputan di Lembar dan diantar sampai ke rumah yang bersangkutan,” ujarnya.
Atas bantuan tersebut, Pemerintah Desa Labuhan Burung menyampaikan apresiasi kepada BP3MI NTB yang telah memberikan dukungan selama proses pemulangan CPMI asal Sumbawa tersebut.
“Kami berterima kasih kepada BP3MI yang telah membantu proses penjemputan dan pemulangan hingga yang bersangkutan bisa kembali ke keluarganya dengan selamat,” tambahnya.
Sebelumnya, melalui surat resmi tertanggal 24 Juni 2026, Pemerintah Desa Labuhan Burung meminta fasilitasi transportasi ambulans BP3MI NTB untuk menjemput Leony Putri Maharany dari Pelabuhan Lembar menuju daerah asalnya di Kecamatan Buer.
Pemulangan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa bersama keluarga dan instansi terkait dalam memastikan keselamatan warga yang mengalami kendala sebelum bekerja ke luar negeri. (Mk)
.



























































































